Tafsir

Bukti yang Menunjukkan Allah Menjaga para Pemuda Ashabul Kahfi

foto: unsplash
30views

Allah berfirman dalam Surah Al-Kahfi (18) ayat 18:

وَتَحْسَبُهُمْ اَيْقَاظًا وَّهُمْ رُقُوْدٌ ۖوَّنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖوَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِۗ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَّلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا

Dan engkau mengira mereka dalam keadaan sadar, padahal mereka tidur; dan kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedangkan anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentu kamu akan berpaling melarikan (diri) dari mereka dan pasti kamu akan dipenuhi rasa takut terhadap mereka.

Pada ayat ini, Allah menjelaskan bagaimana Allah menjaga mereka dan juga ini merupakan jawaban dari doa mereka, “dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).” Allah kabulkan permintaan mereka dan Allah jaga mereka dengan sedemikian rupa, yaitu dengan memberi sedikit cahaya yang bisa masuk ke tempat tersebut agar tidak rusak. Allah pun tutup telinga mereka sehingga tidak bisa mendengar dan tertidur dengan nyaman, lalu ketika mereka tidur Allah pun membolak-balikkan tubuh mereka.

Para ulama menjelaskan bahwa, jika seseorang selama ratusan tahun hanya tidur di satu sisi maka akan berbahaya bagi jasadnya karena darah hanya berkumpul di salah satu sisi, atau tertutup debu dan tanah jika tidak bergerak sama sekali. Dengan demikian, bergeraknya mereka dengan dibolak-balik maka hal itu tersebut tidak akan terjadi. Meskipun pada asalnya Allah Mahamampu untuk membuat mereka tidur tanpa hal itu semua, Allah memiliki sunnatullah yang berlaku, yaitu adanya sebab-akibat, meskipun akibatnya Allah pula yang menentukan, hukum sebab akibat tetap berlaku. Oleh karena itu, hendaknya seseorang berusaha mengikuti sunnatullah yang ada.

Dalam ayat di atas, Allah berfirman:

وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِۗ

sedangkan anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua

BACA JUGA: Asal Usul Para Pemuda Ashabul Kahfi

Demikianlah anjing tersebut melakukan tugasnya. Ia tidak masuk ke dalam gua karena malaikat tidak masuk ke dalamnya. Hal ini sebagaimana dalam hadis, “Malaikat tidak masuk rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar berhala”. Oleh karena itu, anjing tersebut tetap berada di luar gua dan bertugas menjaga di luar.

Anjing ini menjadi anjing yang luar biasa karena disebut-sebut dalam Al-Quran, yakni di surah Al-Kahfi, berulang-ulang. Ini penyebutan yang pertama,

وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِۗ

sedangkan anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua.

Dan, setelah itu pada ayat berikutnya, Allah menyebutkan tentang perbedaan pendapat tentang berapa jumlah mereka:

Pertama, ada yang mengatakan bahwasanya jumlah mereka adalah tiga orang dan yang keempat adalah anjingnya. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Kahfi (18) ayat 22:

سَيَقُوْلُوْنَ ثَلٰثَةٌ رَّابِعُهُمْ كَلْبُهُمْۚ 

… mereka berjumlah tiga orang dan yang keempatnya adalah anjing mereka…

Sebagian manusia mengatakan bahwa mereka adalah lima orang dan yang keenam adalah anjingnya. Hal ini sebagaimana tercantum lanjutan ayat ke-22 Surah Al-Kahfi (18):

وَيَقُوْلُوْنَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًاۢ بِالْغَيْبِۚ 

… Dan mereka berkata: “(jumlah mereka) lima orang dan yang keenamnya adalah anjing mereka….”

Ada juga yang mengatakan jumlah mereka adalah tujuh orang dan yang ke-8 adalah anjingnya. Ini sebagaimana dalam lanjutan ayat ke-22:

وَيَقُوْلُوْنَ سَبْعَةٌ وَّثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۗ

… Dan mereka berkata: (jumlah mereka) tujuh orang dan yang ke-8 adalah anjing mereka”….

Dengan demikian, total penyebutan anjing tersebut adalah sebanyak 4 kali dalam Al-Quran. Hal tersebut adalah karena ia berteman dengan orang-orang saleh. Sementara kita semua tidak ada yang disebutkan dalam Al-Quran walaupun hanya sekali. Oleh karena itu, bergaul dengan orang-orang saleh pasti ada manfaatnya, setidaknya terkena bau harumnya sebagaimana dalam hadis.

BACA JUGA: Gua Ashabul Kahfi adalah Salah Satu Tanda Kebesaran Allah

Nanti juga akan disebutkan oleh para ulama bahwa anjing tersebut pun tidur selama 300 tahun sehingga ia pun terkena “Karomah” yang Allah berikan kepada Ashabul Kahfi tersebut. Oleh karena itu, ketika mereka terbangun, ternyata anjing mereka pun masih normal. Seandainya mereka terbangun dan anjingnya telah menjadi tulang-belulang, niscaya mereka akan kaget. Maka, anjing pun mendapatkan manfaat karena pergaulannya dengan Ashabul Kahfi yang merupakan orang-orang saleh.[]

 

SUMBER: TAFSIR AT TAYSIR SURAH AL-KAHFI

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response