Asbabul Nuzul

Asbabun Nuzul Surah An-Nisa (4) ayat 128 dan 135

Foto: Unsplash
30views

Asbabun Nuzul Surah An-Nisa (4) ayat 128:

وَاِنِ امْرَاَةٌ خَافَتْ مِنْۢ بَعْلِهَا نُشُوْزًا اَوْ اِعْرَاضًا فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَآ اَنْ يُّصْلِحَا بَيْنَهُمَا صُلْحًا ۗوَالصُّلْحُ خَيْرٌ ۗوَاُحْضِرَتِ الْاَنْفُسُ الشُّحَّۗ وَاِنْ تُحْسِنُوْا وَتَتَّقُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرًا

Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir. Dan jika kamu bergaul dengan istrimu secara baik dan memelihara dirimu (dari nusyuz dan sikap tak acuh) maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Hakim dari Aisyah bahwasanya ia berkata, “Saudah takut dicerai oleh Rasulullah ﷺ ketika usianya semakin tua. Maka, ia berkata, ‘Hariku (giliranku) bersama beliau aku berikan kepada Aisyah’. Lalu, Allah menurunkan firman-Nya, ‘Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya…. ‘ hingga akhir ayat.” Dan At-Tirmidzi meriwayatkan hadis serupa dari Ibnu Abbas.

Diriwayatkan oleh Sa’id bin Mansyur dari Sa’ib bin Al-Musayyib bahwasanya anak perempuan Muhammad Maslamah adalah istri dari Rafi’ bin Khadij. Lalu, Rafi’ menjadi tidak suka terhadapnya, entah karena sudah tua atau yang lainnya, lalu ia ingin menceraikannya. Maka, istrinya itu berkata, “Jangan kau cerai aku. Aku rela menerima apa saja yang akan kau berikan kepadaku.” Lalu, turunlah firman Allah, “Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya…” Riwayat ini mempunyai penguat yang maushul. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al-Hakim dari jalur Ibnu Al-Musayyib  dan Rafi’ bin Khadij.

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah An-Nisa (4) ayat 102 dan 105

Diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Aisyah bahwasanya ia berkata, “Turunnya ayat, ‘Dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka)…‘ pada seorang lelaki yang mempunyai istri dan melahirkan untuknya anak-anak. Lalu, dia ingin menceraikannya dan menikah dengan wanita yang lain. Istrinya itu pun memohon kepadanya agar ia tetap dijadikan istrinya, walaupun tidak mendapatkan giliran.”

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Sa’id bin Jubair bahwasanya ia berkata, “Ketika firman Allah ‘Dan jika seorang wanita khawatir akan nusyuz atau sikap tidak acuh dari suaminya‘ turun, seorang wanita datang dan berkata, ‘Aku ingin mendapatkan bagian nafkah darimu’. Padahal, sebelumnya ia rela untuk tidak mendapatkan giliran dan tidak dicerai. Lalu, Allah menurunkan firman-Nya, ‘… walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir.'”

Asbabun Nuzul Surah An-Nisa (4) ayat 135:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاۤءَ لِلّٰهِ وَلَوْ عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ اَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ ۚ اِنْ يَّكُنْ غَنِيًّا اَوْ فَقِيْرًا فَاللّٰهُ اَوْلٰى بِهِمَاۗ فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوٰٓى اَنْ تَعْدِلُوْا ۚ وَاِنْ تَلْوٗٓا اَوْ تُعْرِضُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرًا

Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu, bapak, dan kawan kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari As-Suddi bahwasanya ia berkata, “Ayat ini turun pada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika seorang kaya dan dan seorang fakir berselisih dan mengadukannya kepada beliau.

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah An-Nisa’ (4) ayat 100 dan 101

Dan, Rasulullah ﷺ memihak orang yang fakir karena menurut beliau orang yang fakir tidak menzalimi orang yang kaya. Sedangkan Allah tetap ingin agar beliau berlaku adil kepada orang yang kaya dan fakir tersebut.[]

 

SUMBER: ASBABUN NUZUL: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Quran, Karya: Imam As-Suyuthi, Penerbit: Pustaka Al-Kautsar

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response