Tafsir

Penjelasan tentang Makna Hamba-Hamba-Ku dalam Surah Al-Kahfi (18) Ayat 102

foto: Pixabay
29views

Allah berfirman dalam Surah Al-Kahfi (18) ayat 102:

اَفَحَسِبَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنْ يَّتَّخِذُوْا عِبَادِيْ مِنْ دُوْنِيْٓ اَوْلِيَاۤءَ ۗاِنَّآ اَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكٰفِرِيْنَ نُزُلًا

Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahanam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama pada kata عِبَادِيْ.

Pendapat pertama: idhafah/penyandaran dalam kata عِبَادِيْ “hamba-hamba-Ku” adalah untuk tasyrif/pemuliaan. Oleh karena itu, maksud dari “hamba-hamba-Ku” di sini adalah mencakup para malaikat, para nabi, dan orang-orang saleh. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Isra (17) ayat 1:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Pada ayat ini Allah menyifati Nabi ﷺ dengan “hamba-Nya” menunjukkan bahwa idhafah ini untuk pemuliaan.

BACA JUGA: Alasan Allah Memilih Kata Hamba Daripada Rasul

Pendapat kedua, idhafah/penyandaran dalam kata “hamba-hamba-Ku” untuk menunjukkan keumuman. Maka, maksud dari “hamba-hamba-Ku” di sini adalah seluruh hamba-hamba-Ku, termasuk di dalamnya semua yang disembah selain Allah, seperti setan, hewan, jin, pohon, berhala, dan lainnya. Hal ini seperti firman Allah dalam Surah Maryam (19) ayat 93:

اِنْ كُلُّ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ اِلَّآ اٰتِى الرَّحْمٰنِ عَبْدًا ۗ

Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

Dari dua penjelasan ini, terjadi perbedaan pendapat antara ulama dalam menafsirkan firman-Nya, “Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku?” Apakah yang dimaksud “hamba-hamba-Ku” ini umum, atau yang dimaksud dengan “hamba-hamba-Ku” adalah para malaikat atau para nabi yang mereka sembah yang mereka yakini kelak mereka bisa menjadi penolong bagi mereka? Dalam hal ini, penulis tafsir lebih condong kepada pendapat pertama bahwasanya “hamba-hamba-Ku” di sini adalah yang dianggap akan menjadi penolong bagi mereka pada Hari Kiamat adalah malaikat dan orang-orang saleh yang mereka sembah. Oleh karenanya, orang-orang musyrikin menganggap bahwa orang-orang saleh dapat membantu mereka di sisi Allah. Hal ini sebagaimana yang Allah katakan dalam Surah Az-Zumar (39) ayat 3:

اَلَا لِلّٰهِ الدِّيْنُ الْخَالِصُ ۗوَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَۘ مَا نَعْبُدُهُمْ اِلَّا لِيُقَرِّبُوْنَآ اِلَى اللّٰهِ زُلْفٰىۗ اِنَّ اللّٰهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِيْ مَا هُمْ فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ ەۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِيْ مَنْ هُوَ كٰذِبٌ كَفَّارٌ

Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik) dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.

BACA JUGA: Ketika Orang Menerima Kitab dari Sebelah Kanan

Pendapat kedua di atas merupakan pendapat Syaikh Al-Utsaimin. Beliau menafsirkan “hamba-hamba-Ku” di sini mencakup matahari, rembulan, dan yang lainnya yang mereka sembah, tetapi sesembahan tersebut tidak bisa menolong mereka di hadapan Allah kelak pada Hari Kiamat. Oleh karenanya, pada Hari Kamat, kelak matahari dan rembulan dilemparkan ke dalam neraka Jahanam agar orang-orang yang menyembah matahari dan rembulan mengetahui bahwa matahari dan rembulan tidak bisa menolongnya. Jika yang mereka sembah (matahari dan rembulan) berada di dalam neraka, lalu bagaimana mungkin bisa menolong mereka? Begitu juga orang yang menyembah setan, maka setan juga tidak bisa menolong mereka karena setan juga diazab di neraka Jahanam.

Kemudian firman-Nya:

اِنَّآ اَعْتَدْنَا جَهَنَّمَ لِلْكٰفِرِيْنَ نُزُلًا

Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahanam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.

Ada dua tafsiran berkaitan dengan kata نُزُلًا, yaitu:

Pertama, ada yang mengatakan artinya adalah hidangan awal. Artinya, akan disiapkan bagi orang-orang kafir sebuah hidangan neraka Jahanam. Ini merupakan hidangan awal, kemudian ada hidangan-hidangan lain berikutnya. Jadi, Allah mengungkapkan neraka Jahanam sebagai hidangan awal untuk mereka dalam rangka mengejek mereka.

Kedua, ada yang mengatakan artinya adalah tempat tinggal. Dua penafsiran ini tidaklah bertentangan. Perbedaan ini biasa disebut dengan istilah ikhtilat tanawwu yaitu perbedaan yang tidak bertentangan. Dengan demikian, jika kita gabungkan maka maknanya adalah Allah menjadikan Jahanam sebagai tempat tinggal untuk mereka dan juga memberikan mereka siksaan pembuka yang setelahnya akan ada siksaan-siksaan lainnya yang lebih mengerikan. Oleh karenanya, Allah berfirman dalam Surah An-Naba (78) ayat 30:

فَذُوْقُوْا فَلَنْ نَّزِيْدَكُمْ اِلَّا عَذَابًا

Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kalian selain daripada azab.

BACA JUGA:Neraka Adalah Seburuk-Buruk Tempat Yang Didatangi

Ayat ini menjelaskan bahwa azab mereka terus bertambah. Sebagaimana di surga ada hidangan yang kenikmatannya bertambah, maka demikian juga di neraka Jahanam; ada hidangan pembuka yaitu siksaan pembuka yang kemudian siksaan akan semakin bertambah.[]

 

SUMBER: TAFSIR AT TAYSIR SURAH AL-KAHFI. Karya, Ust. Firanda Andirja. Penerbit: Ustadz Firanda Andirja Office

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response