Asbabul Nuzul

Asbabun Nuzul Ayat 6 dan 14 Surah Al-Baqarah

foto: Unsplash
55views

Surah Al-Baqarah

Di-takhrij oleh Al-Firyabi dan Ibnu Jarir dari Mujahid, ia berkata, “Empat ayat dari awal Surah Al-Baqarah turun dalam perkara orang-orang Mukmin, dua ayat turun dalam perkara orang-orang kafir, dan tiga belas ayat turun dalam perkara orang-orang munafik.”

Ayat 6, Firman Allah Swt.:

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang kufur itu sama saja bagi mereka, apakah engkau (Nabi Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

Sebab Turunnya Ayat
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari jalur Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Abi Muhammad dari Ikrimah atau dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas r.a. dalam firman Allah “sesungguhnya orang-orang kufur” ayat ini turun pada orang Yahudi Madinah.

Diriwayatkan dari Ar-Rabi bin Anas berkata, “Dua ayat turun pada Perang Al-Ahzab, ‘sesungguhnya orang-orang kufur, hingga firman Allah dan bagi mereka siksa yang amat berat.”

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah Al-Falaq dan An-Nas

Ayat 14, Firman Allah Swt.:

وَاِذَا لَقُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَالُوْٓا اٰمَنَّا ۚ وَاِذَا خَلَوْا اِلٰى شَيٰطِيْنِهِمْ ۙ قَالُوْٓا اِنَّا مَعَكُمْ ۙاِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِءُوْنَ

Artinya: Apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman.” Akan tetapi apabila mereka menyendiri dengan setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, “Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya pengolok-olok.”

Sebab Turunnya Ayat
Diriwayatkan dari Al-Wahdi dan Ats-Tsalabi dari jalur Muhammad bin Marwan dan As-Suddi dari Al-Kalbi dari Abi Shalih dan Ibnu Abbas r.a. berkata, “Ayat ini turun pada Abdullah bin Ubay dan sahabat-sahabatnya yaitu ketika mereka pada suatu hari sedang keluar dan bertemu dengan sebagian sahabat Rasulullah Saw., maka Abdullah bin Ubay berkata, ‘lihatlah bagaimana aku menghindarkan kalian dari As-Sufaha!’ Kemudian ia menghampiri Abu Bakar r.a. dan memegang tangannya dan berkata, ‘Selamat datang. Wahai Ash-Shiddiq, orang terhormat dari Bani Tamim, Syaikhul Islam, pendamping Rasulullah di dalam gua, pejuang dengan jiwa dan raganya untuk Rasulullah.’ Kemudain, ia memagang tangan Ali bin Abi Thalib r.r. dan berkata, ‘Selamat dating, wahai anak paman Rasulullah dan khatan beliau, orang terpandang dari Bani Hasyim dan tidak pernah meninggalkan Rasulullah, kemudian mereka saling berpisah.

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah Ad-Duha (93) ayat 1-3

Kemudian Abdullah bin Ubay berkata kepada para sahabatnya, “Bagaimana kalian melihat tadi yang aku lakukan? Maka, jika kalian bertemui dengan mereka, maka lakukanlah seperti apa yang aku lakukan tadi.” Dan, para sahabatnya memujinya. Kemudain, orang-orang Muslim kembali ke Rasulullah dan memberitahukannya apa yang telah terjadi, kemudian ayat ini turun. Sanad ini sangat lemah karena terdapat As-Suddi kecil adalah seorang pembohong. Begitu juga Al-Kalbi dan Abu Shalih juga lemah.[]

Sumber: Asbabun Nuzul: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Quran karya Imam As-Suyuthi diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response