Ibrah

Orang Kafir Didatangkan ke Sekeliling Jahanam dengan Berlutut

foto: Pixabay
50views

Allah berfirman dalam Surah Maryam (19) Ayat 68:

فَوَرَبِّكَ لَنَحْشُرَنَّهُمْ وَالشَّيٰطِيْنَ ثُمَّ لَنُحْضِرَنَّهُمْ حَوْلَ جَهَنَّمَ جِثِيًّا

Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama setan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan berlutut.

Pada ayat ini Allah membantah sangkaan dan pengingkaran orang-orang kafir dengan bersumpah dengan Dzatnya sendiri bahwa Ia benar-benar akan membangkitkan mereka kembali. Selain dengan sumpah yang Mahaagung tersebut, Allah juga menegaskan hal ini dengan lam taukid pada awal kalimat لَنَحْشُرَنَّهُمْ

Perhatikan pula bahwa Allah menyebut diri-Nya dalam ayat ini sebagai Tuhanmu (Muhammad) yang mana ini mengandung pemuliaan yang tinggi kepada Nabi Muhammad ﷺ.

BACA JUGA: Surga Adalah Warisan Bagi Orang Bertakwa

Allah menegaskan dan menyebutkan secara spesifik bahwa mereka akan dibangkitkan bersama para setan. Hal ini selaras dengan firman-Nya dalam Surah Ash-Shaffat (36) ayat 22:

اُحْشُرُوا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا وَاَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوْا يَعْبُدُوْنَ ۙ

Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah.

Ada beberapa hikmah yang disebutkan para ahli tafsir di balik penyebutan bahwa mereka akan dibangkitkan bersama para setan, di antaranya:

  1. Sebagai bentuk penghinaan terhadap orang-orang yang mengingkari Hari Kebangkitan sebab mereka akan dibangkitkan bersama makhluk yang paling hina, yaitu para setan;
  2. Sebagai penjelasan bahwasanya para setan adalah penyebab masuknya mereka ke dalam neraka;
  3. Sebagai pemberitaan bahwa kelak para setan akan berlepas diri dari mereka.

Allah kemudian berfirman:

لَنُحْضِرَنَّهُمْ حَوْلَ جَهَنَّمَ جِثِيًّا

kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam

Apakah yang dimaksud ada sekeliling Jahanam di bagian luarnya ataukah di dalamnya? Para ahli tafsir bersilang pendapat tentang ini. Begitu juga terkait makna جِثِيًّا, ada tiga pendapat di kalangan para ulama, yaitu:

BACA JUGA: Penjelasan tentang Panasnya Api Neraka

Pertama, maknanya adalah sikap berlutut di sekitar Jahanam. Sikap seperti ini biasanya dilakukan oleh seorang yang sedang menunggu sesuatu dengan gelisah dan tidak tenang. Yakni kaum kafir kelak akan dihadirkan di sekeliling Jahanam dalam keadaan berlutut.

Kedua, maknanya adalah seluruhnya. Yakni seluruh kaum kafir kelak akan dihadirkan di sekeliling Jahanam.

Ketiga, maknanya adalah berkelompok. Yakni kaum kafir kelak akan dihadirkan di sekeliling Jahanam dengan berkelompok-kelompok.[]

 

SUMBER: TAFSIR AT-TAYSIR

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response