Asbabul Nuzul

Asbabun Nuzul Surah Al-Anfal (8) ayat 9 dan 17

foto: Unsplash
29views

Allah berfirman dalam Surah Al-Anfal (8) ayat 9:

اِذْ تَسْتَغِيْثُوْنَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ اَنِّيْ مُمِدُّكُمْ بِاَلْفٍ مِّنَ الْمَلٰۤىِٕكَةِ مُرْدِفِيْنَ

“(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.'”

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi bahwasanya Umar bin Al-Khaththab berkata, “Nabi ﷺ memandang kepada kaum musyrikin yang berjumlah seribu orang, sementara pasukan beliau hanya berjumlah 300 sekian belas orang. Maka, beliau menghadap kiblat, lalu mengangkat tangannya seraya memohon kepada Tuhannya, ‘Ya Allah wujudkanlah apa yang Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau binasakan rombongan kami ini, Engkau tidak lagi disembah di muka bumi ini’. Beliau terus memohon kepada Tuhan seraya mengangkat kedua tangannya dan menghadap kiblat hingga tanpa ia rasa selendangnya terjatuh, lalu Abu Bakar mendekat dan memungut selendang itu lalu menyampirkannya di pundak beliau. Kemudian, ia berdiri di belakang beliau dan berkata, ‘Ya Rasulullah, permohonanmu kepada Tuhan sudah cukup. Pasti Dia akan memberikan apa yang telah Ia janjikan kepadamu’. Maka, Allah menurunkan firman-Nya, ‘(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu…. ‘ Lalu, Allah mendatangkan bala bantuan para malaikat kepada mereka.”

BACA JUGA: Kisah Perang Badar

Allah berfirman dalam Surah Al-Anfal (8) ayat 17:

فَلَمْ تَقْتُلُوْهُمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ قَتَلَهُمْۖ وَمَا رَمَيْتَ اِذْ رَمَيْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ رَمٰىۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِيْنَ مِنْهُ بَلَاۤءً حَسَنًاۗ اِنَّ اللّٰهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang Mukmin dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Sebab Turunnya Ayat

Firman Allah, “ وَمَا رَمَيْتَ اِذْ رَمَيْتَ ” (dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar)

Al-Hakim meriwayatkan dari Sa’id bin Al-Musayyib bahwasanya ayahnya berkata, “Pada Perang Uhud, Ubay bin Khalaf mendatangi Nabi ﷺ dan orang-orang memberikan jalan baginya. Lalu, Mush’ab bin Umair menghadapinya. Rasulullah ﷺ melihat tulang selangka Ubay dari celah kecil antara baju besi dan helm besinya, kemudian Rasul ﷺ menikamnya dengan tombak beliau hingga Ubay tersungkur dari kudanya. Tikaman itu tidak mengeluarkan darah, tetapi mematahkan salah satu tulang rusuknya. Lalu, ia dijemput oleh kawan-kawannya, sementara ia menguak seperti suara kerbau. Kawan-kawannya pun berkata, ‘Mengapa kamu demikian ketakutan? Ini hanya luka kecil!’ Maka, ia menuturkan kepada mereka tentang perkataan Rasulullah ﷺ, yaitu, ‘Akulah yang membunuh Ubay!’ Kemudian, ia melanjutkan, ‘Demi Tuhan, seandainya luka yang aku alami ini menimpa penduduk Dzul Majazir pasti mereka semua akan mati’. Akhirnya, Ubay benar-benar mati sebelum ia benar-benar sampai di kota Mekkah. Lalu, Allah menurunkan firman-Nya, ‘Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar…‘ Hadis ini sanad-nya sahih, akan tetapi ia gharib.”

BACA JUGA: Kisah Perang Uhud

Ibnu Jarir meriwayatkan dari Abdurrahman bin Jubair bahwasanya pada Perang Khaibar, Rasulullah ﷺ meminta sebuah busur, lalu beliau memanah benteng dan anak panah tersebut meluncur kencang mengenai Ibnu Ubay Al-Huqaiq yang sedang berbaring di ranjangnya hingga ia langsung mati. Maka, Allah menurunkan firman-Nya, ‘Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar…‘ Hadis ini mursal, sanad-nya jayyid (bagus), akan tetapi gharib. Yang mahsyur bahwa ayat ini turun pada lemparan beliau di saat Perang Badar berkecamuk yakni ketika beliau melempar dengan segenggam debu.”

Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatik, dan Ath-Thbarani meriwayatkan dari Hakim bin Hizam bahwasanya ia berkata, “Saat Perang Badar, kami mendengar suara yang jatuh ke bumi dari langit seperti suara kerikil yang jatuh di atas baskom. Dan Rasulullah ﷺ melemparkan debu itu sehingga kami kalah. Itulah yang dimaksud oleh firman-Nya, ‘Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar…‘”

Abu Asy-Syaikh meriwayatkan hadis serupa dari Jabir dan Ibnu Abbas. Riwayat serupa juga disebutkan oleh Ibnu Jarir dari jalur lain secara mursal.[]

SUMBER: ASBABUN NuZUL: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Quran, Penulis: Imam As-Suyuthi, Penerbit: Pustaka Al-Kautsar.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response