Asbabul Nuzul

Asbabun Nuzul Surah Al-An’am (6) ayat 65 dan 82

Foto: Pixabay
25views

Ayat 65:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Surah Al-An’am (6) ayat 65:

قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلٰٓى اَنْ يَّبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِّنْ فَوْقِكُمْ اَوْ مِنْ تَحْتِ اَرْجُلِكُمْ اَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعًا وَّيُذِيْقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍۗ اُنْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّهُمْ يَفْقَهُوْنَ

“Katakanlah, ‘Dia-lah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu, atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya).”

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Zaid bin Aslam bahwasanya ia berkata, “Ketika turun ayat, “Katakanlah, ‘Dia-lah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu, atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan)… ” Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ‘Janganlah kalian kembali kepada kekufuran setelah aku mati, di mana kalian saling membunuh dengan pedang’.

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah Al-An’am (6) ayat 52

Para sahabat merasa heran, lalu berkata, ‘Padahal kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa engkau adalah utusan Allah’. Lalu, sebagian orang berkata, ‘Tdak mungkin terjadi kami saling membunuh, padahal kami sudah memeluk Islam’. Maka, turunlah ayat, ‘Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya). Dan kaummu mendustakan (azab) padahal itu benar adanya. Katakanlah, ‘Aku ini bukan orang yang diserahi mengurus urusanmu. Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.'”

Ayat 82

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Surah Al-An’am (6) ayat 82:

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْٓا اِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ الْاَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan Ubaidullah bin Zahr dan Bakar bin Suwadah bahwasanya ia berkata, “Seorang musuh menyerang orang-orang Islam dan dia berhasil menewaskan satu orang, kemudian ia menyerang lagi dan berhasil membunuh seorang lagi, lalu ia kembali menyerang dan berhasil menewaskan seorang lagi.

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah Al-An’am (6) ayat 19, 26, dan 33

Selanjutnya, ia pun bertanya, ‘Setelah apa yang aku lakukan ini, apakah aku masih bisa masuk Islam?’ Rasulullah ﷺ menjawab, ‘Ya’. Maka, orang itu pun menyembelih kudanya, lalu bergabung dengan barisan kaum Muslimin. Setelah itu, ia menyerang bekas kawan-kawannya hingga ia berhasil membunuh satu orang, lalu membunuh satu lagi, Kemudian, ia terbunuh. Maka, para sahabat memandang bahwa ayat ini turun pada orang tersebut, ‘Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik),…’”[]

SUMBER: ASBABUN NUZUL: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Quran, Penulis: Imam As-Suyuthi, Penerbit: Pustaka Al-Kautsar

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response