Historia/Tarikh

Penjelasan tentang Poin-Poin dalam Baiat Aqabah Kedua

Foto: Unsplash
38views

Imam Ahmad telah meriwayatkan dari Jabir secara terperinci. Jabir berkata, “Kami berkata kepada Rasulullah ‘Wahai Rasulullah! Untuk hal apa kami membaiatmu?'” Beliau bersabda:

Pertama, untuk mendengarkan dan taat (loyal) di dalam kondisi semangat maupun malas.

Kedua, untuk berinfak di dalam masa sulit dan mudah.

BACA JUGA: Kisah tentang Baiat Aqabah Pertama

Ketiga, untuk berbuat amar ma’ruf dan nahi mungkar.

Keempat, untuk tegar di jalan Allah, kalian tidak peduli dengan celaan si pencela selama dilakukan di jalan Allah.

Kelima, untuk menolongku ketika aku datang kepada kalian, kalian melindungiku dari hal yang biasa kalian lakukan untuk melindungi diri kalian sendiri, istri-istri, dan anak-anak kalian. Jika hal ini kalian lakukan, maka bagi kalian adalah surga.

Di dalam riwayat Ka’ab yang diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq, hanya poin terakhir di atas saja yang ada. Ka’ab berkata, “Lalu Rasulullah ﷺ berbicara seraya membacakan ayat Al-Quran berdoa kepada Allah, dan memberikan sugesti mereka untuk masuk Islam. Kemudian, beliau bersabda, ‘Aku membaiat kalian untuk melindungiku dari hal-hal yang biasa kalian lakukan untuk melindungi istri-istri dan anak-anak kalian.’ Lalu, Al-Barra’ bin Ma’rur memegangi tangan beliau sembari berkata, ‘Ya. Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan kebenaran sebagai Nabi, sungguh kami akan melindungimu dari hal yang biasa kami lakukan untuk melindungi jiwa dan istri-istri kami. Baiatlah kami, wahai Rasulullah. Kami adalah orang-orang yang mahir dalam berperang dan mengepung musuh. Kami mewarisinya sejak dahulu.'”

Abul Haitsam bin At-Taihan menyela perkataan Al-Barra’ yang masih berbicara kepada Rasulullah ﷺ dan berkata, “Wahai, Rasulullah. Sesungguhnya terdapat jalinan persahabatan antara kami dan orang-orang Yahudi dan kami akan memutusnya. Apakah bila kami lakukan hal itu, lantas Allah memenangkanmu, engkau akan kembali lagi ke kaummu dan membiarkan kami?”

BACA JUGA: Kisah tentang Baiat Aqabah Pertama

Ka’ab berkata, “Lantas, Rasulullah ﷺ pun tersenyum kemudian bersabda, ‘Bahkan, darah kalian adalah darahku, kehancuran kalian adalah kehancuranku juga. Aku adalah bagian dari kalian dan kalian adalah bagian dariku. Aku akan memerangi orang yang kalian perangi dan mengadakan perdamaian dengan orang yang kalian adakan perdamaian dengannya.'”[]

SUMBER: SIRAH RASULULLAH: Sejarah Hidup Nabi Muhammad, Karya: Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri, Penerbit: Ummul Qura

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response