Asbabul Nuzul

Asbabun Nuzul Surah An-Nisa (4) Ayat 65

foto: Unsplash
44views

Surah An-Nisa (4) ayat 65

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Maka demi Tuhanmu mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap keputusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Al-Imam As-Sittah, Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah, dan yang lainnya dari Abdullah bin Zubair bahwasanya ia berkata, “Aku berselisih dengan seseorang dari Anshar dalam masalah aliran air di Harrah. Kemudian, kami mengadukannya kepada Rasulullah ﷺ. Lalu, Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Siramlah kebunmu terlebih dahulu, wahai Zubair, lalu alirkanlah airnya kepada tetanggamu.’ Mendengar keputusan itu, orang Anshar tersebut tidak terima, lalu ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah karena ia itu anak bibimu lalu engkau memutuskan demikian?’

Mendengar orang Anshar berkata seperti itu, wajah Rasulullah ﷺ pun memerah karena rasa marah. Beliau pun bersabda, ‘Wahai Zubair, alirkanlah ke kebunmu. Lalu, tahanlah airnya hingga memenuhi batas-batas di sekeliling pohon kurma kebunmu. Setelah itu, alirkanlah ke kebun tetanggamu.’ Rasulullah memberikan hak Zubair sepenuhnya, padahal sebelumnya beliau mengusulkan hal yang lebih baik untuk keduanya.'” Zubair berkata, “Menurut aku pada peristiwa itulah  turun firman Allah, ‘Maka demi Tuhanmu mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan,‘”

Diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam kitab Al-Mu’jam Al-Kabir dan Al-Humaidi dalam Musnad-nya dari Ummu Salamah bahwasanya ia berkata, “Zubair bertikai dengan seseorang, kemudian mereka membawa perkara mereka kepada Rasulullah ﷺ. Maka, beliau memutuskan untuk Zubair, lalu orang tersebut berkata kepada beliau, ‘Sesungguhnya Nabi memutuskan untuk Zubair karena ia adalah anak bibinya.’ Maka, turunlah firman Allah, ‘ Maka demi Tuhanmu mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan.‘”

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Sa’in bin Musayyib dalam firman Allah, “Maka demi Tuhanmu mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan ” bahwasanya ia berkata, “Ayat ini turun pada Zubair bin Awwam dan Khatib bin Balta’ah. Mereka berselisih tentang aliran air, lalu Nabi memutuskan perkara mereka untuk agar terlebih dahulu dialirkan dari atas kemudian ke bawah.”

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah An-Nisa (4) Ayat 60

Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Mardawaih meriwayatkan dari Abu Al-Aswad berkata, “Dua orang mengadukan perselisihan mereka kepada Rasulullah ﷺ agar diberi keputusan. Lalu Rasulullah memutuskan perselisihan mereka tersebut. Setelah itu, orang yang kalah berkata, ‘Kita adukan hal ini kepada Umar bin Khattab agar perkara kita diputuskan olehnya.’ Lalu, keduanya menemui Umar. Kemudian, pihak yang menang berkata, ‘Rasulullah ﷺ memenangkan aku atas orang ini, lalu ia mengajak aku untuk menyerahkannya kepadamu agar engkau memutuskannya.’ Lalu, Umar bertanya kepada pihak yang kalah, ‘Apakah benar demikian?’ Ia menjawab, ‘Ya, itu benar.’ Maka, Umar berkata, ‘Tunggulah di sini hingga aku datang untuk memutuskan perselisihan kalian ini.’ Kemudian Umar masuk ke rumah, tidak lama kemudian dia keluar dengan menghunuskan pedangnya. Lalu, ia langsung menebas leher orang yang mengajak untuk menyerahkan perkara itu kepadanya hingga mati. Lalu, Allah menurunkan firman-Nya, ‘Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman…‘ hingga akhir ayat.'” Hadis ini mursal dan gharib. Di dalam sanad-nya terdapat Ibnu Lahi’ah. Namun, hadis ini mempunyai penguat yang diriwayatkan oleh Rahim dalam Tafsir-nya dari jalur Urbah bin Dhamrah dari ayahnya.”[]

 

SUMBER: ASBABUN NUZUL

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response