Kisah Al-Quran

Sesembahan Selain Allah akan Menjadi Lawan Bagi Para Penyembahnya

Foto: pixabay
54views

Allah berfirman dalam Surah Maryam ayat 81-82:

وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اٰلِهَةً لِّيَكُوْنُوْا لَهُمْ عِزًّا ۙ كَلَّا ۗسَيَكْفُرُوْنَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا ࣖ

Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka. Sama sekali tidak! Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka.

Kaum musyrikin, orang-orang yang menyembah selain Allah, baik berupa malaikat, wali-wali, patung-patung, dan berhala selalu menyangka dan meyakini bahwa para sesembahan tersebut akan menjadi penolong mereka di akhirat. Namun, yang akan terjadi adalah sebaliknya, bahwa sesembahan-sesembahan tersebut akan mengingkari ibadah yang dipersembahkan oleh kaum musyrikin kepada mereka. Bahkan, mereka akan menjadi lawan dan musuh bagi kaum musyrikin di akhirat kelak.

BACA JUGA: Kisah Nabi Ibrahim Menasihati Ayahnya

Fenomena yang penuh kesedihan dan penyesalan ini telah Allah sebutkan dalam banyak ayat lainnya, seperti dalam Surah Al-Ma’idah (5) ayat 116-117:

وَاِذْ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ ءَاَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُوْنِيْ وَاُمِّيَ اِلٰهَيْنِ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗقَالَ سُبْحٰنَكَ مَا يَكُوْنُ لِيْٓ اَنْ اَقُوْلَ مَا لَيْسَ لِيْ بِحَقٍّ ۗاِنْ كُنْتُ قُلْتُهٗ فَقَدْ عَلِمْتَهٗ ۗتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ وَلَآ اَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِكَ ۗاِنَّكَ اَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوْبِ (116) مَا قُلْتُ لَهُمْ اِلَّا مَآ اَمَرْتَنِيْ بِهٖٓ اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ رَبِّيْ وَرَبَّكُمْ ۚوَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًا مَّا دُمْتُ فِيْهِمْ ۚ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِيْ كُنْتَ اَنْتَ الرَّقِيْبَ عَلَيْهِمْ ۗوَاَنْتَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيْدٌ (117)

Dan ingatlah ketika Allah berfirman, “Wahai Isa putra Maryam! Engkaukah yang mengatakan kepada orang-orang, ‘Jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua Tuhan selain Allah?’” (Isa) akan menjawab, “Mahasuci Engkau, tidak patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakannya tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada-Mu. Sungguh, Engkau-lah yang Maha Mengetahui segala yang gaib.  (116) Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (yaitu), ‘Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu!’ Dan aku hanyalah menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di tengah-tengah mereka. Adapun setelah Engkau menaikkan ke sisi-Mu, Engkau-lah yang mengawasi mereka dan Engkau-lah Yang Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.” (117)

Demikian juga firman-Nya dalam Surah Saba ayat 40-42:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيْعًا ثُمَّ يَقُوْلُ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اَهٰٓؤُلَاۤءِ اِيَّاكُمْ كَانُوْا يَعْبُدُوْنَ (40) قَالُوْا سُبْحٰنَكَ اَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُوْنِهِمْ ۚبَلْ كَانُوْا يَعْبُدُوْنَ الْجِنَّ اَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُّؤْمِنُوْنَ (41) فَالْيَوْمَ لَا يَمْلِكُ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ نَّفْعًا وَّلَا ضَرًّا ۗوَنَقُوْلُ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذُوْقُوْا عَذَابَ النَّارِ الَّتِيْ كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُوْنَ (42)

Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat, “Apakah mereka ini dahulu menyembah kalian?” (40) Malaikat-malaikat itu akan menjawab, “Mahasuci Engkau. Engkau-lah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu.” (41) Maka, pada hari ini, sebagian kamu tidak berkuasa untuk memberikan kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan kepada sebagian yang lain. Dan kami katakan kepada orang-orang yang zalim: rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu!” (42)

BACA JUGA: Penjelasan tentang Kemahaesaan Allah

Di dalam ayat yang lain, yakni Surah An-Nahl (16) 86-87 Allah berfirman:

وَاِذَا رَاَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا شُرَكَاۤءَهُمْ قَالُوْا رَبَّنَا هٰٓؤُلَاۤءِ شُرَكَاۤؤُنَا الَّذِيْنَ كُنَّا نَدْعُوْا مِنْ دُوْنِكَۚ فَاَلْقَوْا اِلَيْهِمُ الْقَوْلَ اِنَّكُمْ لَكٰذِبُوْنَۚ (86) وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ِۨالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ (87)

Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka, mereka berkata, “Ya Tuhan kami, mereka Inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain dari Engkau.” Lalu, sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka, “Sesungguhnya kalian benar-benar orang-orang yang dusta!” (86) dan mereka pun menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. (87)

Begitu juga dengan firman Allah dalam Surah Yunus (10) Ayat 28-30:

وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيْعًا ثُمَّ نَقُوْلُ لِلَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا مَكَانَكُمْ اَنْتُمْ وَشُرَكَاۤؤُكُمْۚ فَزَيَّلْنَا بَيْنَهُمْ وَقَالَ شُرَكَاۤؤُهُمْ مَّا كُنْتُمْ اِيَّانَا تَعْبُدُوْنَ (28) فَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًاۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغٰفِلِيْنَ (29) هُنَالِكَ تَبْلُوْا كُلُّ نَفْسٍ مَّآ اَسْلَفَتْ وَرُدُّوْٓا اِلَى اللّٰهِ مَوْلٰىهُمُ الْحَقِّ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ࣖ

(Ingatlah) suatu hari (ketika itu) Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), “Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu di tempatmu itu! Lalu, Kami pisahkan mereka dan berkatalah sekutu-sekutu mereka, ‘Kalian sekali-kali tidak pernah menyembah kami! (28) Dan cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kamu bahwa kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu (kepada kami).’ (29) Di tempat itulah (padang Mahsyar) tiap-tiap diri merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya dahulu, dan mereka dikembalikan kepada Allah Pelindung mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan (30).[]

 

SUMBER: TAFSIR AT TAYSIR

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response