Ibrah

Kisah Sahabat terhadap Ayat Al-Quran (1)

foto: Pixabay
49views

Khalifah Umar Berhenti Marah Ketika Dinasihati Ayat Al-Quran

Suatu hari, Uyainah bin Hishn bertamu ke rumah kemenakannya, Hurr bin Qais. Hurr bin Qais termasuk orang yang dekat dengan Khalifah Umar. Saat itu, para ahli baca Al-Quran, muda maupun tua, sedang duduk dan berdiskusi dengan Umar.

“Hai kemenakanku, apakah kamu bisa meminta izin kepada Umar agar aku bisa bertemu dengannya?” tanya Uyainah bin Hishn. Hurr bin Qais menjawab, “Baik aku akan meminta izin untukmu.”

Setelah diizinkan, Khalifah Umar pun mempersilakan Uyainah untuk masuk. Setelah bertemu, Uyainah berkata, “Wahai Umar, demi Allah, engkau hanya memberi sedikit harta kepada kami dan engkau juga memutuskan perkara di antara kami dengan tidak adil.” Mendengar ucapan Uyainah ini Khalifah Umar marah, dan hampir saja memukul Uyainah.

BACA JUGA: Dua Kenikmatan yang Membuat Banyak Manusia Tertipu

“Wahai Umar! Allah pernah berfirman pada Surah Al-A’raf (7) Ayat 199, ‘Jadilah orang pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang baik dan berpalinglah dari orang-orang bodoh,’ dan Uyainah ini termasuk orang-orang bodoh,” sahut Hurr bin Hisan kepada Khalifah Umar. Seketika Khalifah Umar pun tidak jadi marah.

Demikianlah kisah betapa Umar betul-betul menjaga dirinya agar tidak melanggar apa yang telah Allah perintahkan dalam Al-Quran. Semarah apa pun dirinya, ketika mendapat nasihat tentang ayat Al-Quran yang isinya memerintahkan untuk menjadi pemaaf, seketika Umar menghentikan amarahnya.[]

SUMBER: HR. BUKHARI DARI IBNU ABBAS, MAKTABAH SYAMILAH

Ibnu Umar Merdekakan Budak Kesayangan

Abdullah bin Abi Utsman bercerita. Suatu ketika Abdullah bin Umar memerdekakan hamba sahaya wanitanya yang bernama Rumaitsah.

Ibnu Umar berkata, “Wahai Rumaitsah, aku mendengarkan Allah berfirman dalam kitabnya Surah Al-Imran (3) ayat 92, ‘Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan apa yang kamu cintai.'”

“Lalu, apa maksudmu?” tanya Rumaitsah. “Ya, demi Allah. Kamu adalah harta yang aku cintai di dunia ini. Karena itu, pergilah! Aku merdekakan kamu sekarang karena mengharap keridaan Allah, ” jawab Ibnu Umar.

BACA JUGA: Tiga Hal yang Menyebabkan Seseorang Merasakan Manisnya Iman

Demikianlah kisah Ibnu Umar yang sedemikian tunduk pada ayat Al-Quran.. Maka, ketika turun perintah Allah untuk menginfakkan harta yang dicintai, tanpa ragu-ragu beliau pun memerdekakan Rumaitsah yang merupakan budak kesayangannya.[]

 

SUMBER: HALU SALAF MA’AL QUR’AN,  Nashir Badr

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response