Kisah Al-Quran

Gambaran Kehancuran Alam Semesta dalam Al-Quran

56views

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam surah Al-Zalzalah (surah ke-99) ayat 1:

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ

Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,

Penjelasan Ayat

Kata zulzilat bermakna hurrakat bi’unfin yaitu diguncangkan dengan keras. Guncangan atau gempa yang terjadi pada Hari Kiamat kelak tidak sama dengan gempa di dunia sekarang ini. Allah mengingatkan dahsyatna gempa bumi pada Hari Kiamat. Allah berfirman dalam Surah Al-Hajj (22) ayat 1-2:

 (2) يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْۚ اِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيْمٌ (1) يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ اَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكٰرٰى وَمَا هُمْ بِسُكٰرٰى وَلٰكِنَّ عَذَابَ اللّٰهِ شَدِيْدٌ

Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya keguncangan (pada Hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (1) Semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya, dan setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras. (2)

Terjadinya keguncangan bumi pada Hari Kiamat merupakan pertanda munculnya alam lain, yaitu alam akhirat. Dalam ayat lain juga banyak diisyaratkan kehancuran alam semesta pada Hari Kiamat kelak, seperti hancurnya langit. Allah berfirman dalam beberapa surah Al-Quran:

اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْۙ

Apabila langit terbelah (QS. Al-Infithar [82]: 1)

اِذَا السَّمَاۤءُ انْشَقَّتْۙ

Apabila langit terbelah (QS. Al-Insyaqaq [84]: 1)

اِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْۖ

Apabila matahari digulung, (QS. At-Takwir [81]: 1)

BACA JUGA: Gambaran Ketika Matahari Dilipat

Begitu pula dengan gunung-gunung. Allah berfirman:

وَتَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَّهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِۗ

Dan engkau akan melihat gunung-gunung yang engkau kira tetap di tempatnya, padahal ia berjalan (seperti ) awan berjalan. (QS An-Naml [27]: 88)

وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّا

dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya, (5) maka, jadilah ia debu yang beterbangan. (6) (QS. Al-Waqi’ah [56]: 5-6)

 

Demikian pula dengan bumi. Semuanya akan berubah dan akan diganti dengan bumi yang lain. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

يَوْمَ تُبَدَّلُ الْاَرْضُ غَيْرَ الْاَرْضِ وَالسَّمٰوٰتُ

(yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit… (QS. Ibrahim [14]: 48)

وَاِذَا الْاَرْضُ مُدَّتْۙ

Dan apabila bumi diratakan, (QS. Al-Insyiqaq [84]: 3)

BACA JUGA: Ayat-Ayat Al-Quran tentang Kedahsyatan Hari Kiamat

Di antara proses perubahan bumi tersebut adalah diguncangkannya bumi dengan guncangan yang sangat dahsyat, seperti digambarkan firman Allah dalam ayat pertama surah Al-Zalzalah ini. Para ulama berkata, makna zalzalatun bukan sekadar diguncangkan, tetapi diguncangkan dengan sangat dahsyat. Apalagi Allah menambahkan lafadz zilzalaha sebagai maf’ul muthlaq yang berfungsi untuk penekanan dan penguatan arti.[]

 

Sumber: Tafsir Juz Amma, karya Ust. Firanda Andirja

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response