Asbabul Nuzul

Asbabun Nuzul Surah Al-Baqarah (2) ayat 197 dan 198

46views

Surah Al-Baqarah (2) ayat 197

اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ ۚ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَالَ فِى الْحَجِّ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ يَّعْلَمْهُ اللّٰهُ ۗ وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَلْبَابِ

(Musim) haji itu (berlangsung pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi. Siapa yang mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, janganlah berbuat rafaṡ, berbuat maksiat, dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala kebaikan yang kamu kerjakan (pasti) Allah mengetahuinya. Berbekallah karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat.

Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan selainnya dari Ibnu Abbas r.a. berkata, “Dahulu penduduk Yaman ketika melaksanakan ibadah haji mereka tidak mempersiapkan bekal dan mereka mengatakan bahwa mereka hanya bertawakal, maka Allah turunkan ayat-Nya, “Berbekallah karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah Al-Baqarah (2) ayat 196  

Surah Al-Baqarah (2) ayat 198

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَنْ تَبْتَغُوْا فَضْلًا مِّنْ رَّبِّكُمْ ۗ فَاِذَآ اَفَضْتُمْ مِّنْ عَرَفٰتٍ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ عِنْدَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوْهُ كَمَا هَدٰىكُمْ ۚ وَاِنْ كُنْتُمْ مِّنْ قَبْلِهٖ لَمِنَ الضَّاۤلِّيْنَ

Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu (pada musim haji). Apabila kamu bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masyarilharam. Berzikirlah kepada-Nya karena Dia telah memberi petunjuk kepadamu meskipun sebelumnya kamu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat.

 Sebab Turunnya Ayat

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Ibnu Abbas r.a. berkata, “Bahwa dahulu ‘Ukazh, Majinnah, dan Dzul Majaz adalah pasar-pasar dalam masa jahiliyah, dan mereka berdosa jika mereka melakukan perniagaan dalam musim-musim haji, maka mereka bertanya kepada Rasulullah tentang hal tersebut, maka turunlah firman Allah, “Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu (pada musim haji).

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Abi Haitam, Ibnu Jarir, Al-Hakim, dan yang lainnya dari jalur-jalur yang berasal dari Abi Umamah At-Taimi berkata, “Aku berkata kepada Ibnu Umar: ‘Kami menyewakan tanah kami, apakah pada waktu yang sama kami boleh melakukan haji?’ Ibnu Umar berkata, ‘Telah datang seseorang kepada Nabi bertanya tentang hal yang sedang engkau tanyakan kepadaku sekarang, tetapi Rasul tidak menjawab. HIngga turun Jibril menyampaikan kepadanya ayat: ‘Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu’. Kemudian Rasul memanggil orang tersebut dan bersabda, ‘Kalian dapat menunaikan haji.’”[]

BACA JUGA: Asbabun Nuzul Surah Al-Baqarah (2) ayat 195

Sumber: Asbabun Nuzul: Sebab-Sebab Turunnya Ayat Al-Quran. karya Imam As-Suyuthi, penerbit Pustaka Al-Kautsar

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response