Kisah Al-Quran

Hikmah Kisah-Kisah dalam Al-Quran

Foto: Unsplash
79views

Menurut Syaikh Manna’ Al-Qaththan, dalam kitabnya Mabahits fi Ulum Al-Quran, ada tiga macam kisah dalam Al-Quran. Pertama, kisah-kisah Nabi terdahulu, mencakup tentang sepak terjang dakwah mereka kepada kaumnya, mukjizat yang Allah berikan kepada mereka, para penentang dakwahnya, serta perjalanan dan perkembangan dakwah mereka. Kedua, kisah-kisah yang menceritakan peristiwa-peristiwa terdahulu serta sosok-sosok yang tidak termasuk nabi, misalnya sosok Maryam yang melahirkan Nabi Isa a.s.

Kisah yang ketiga adalah kisah-kisah yang terkait peristiwa pada zaman Nabi Saw., misalnya Perang Badar dan Perang Uhud dalam Surah Ali Imran, dan lain-lain. Masih menurut Syaikh Manna’ Al-Qaththan, adanya cerita-cerita yang ada dalam Al-Quran itu mempunyai beberapa tujuan atau hikmah. Berikut ini penjelasannya.

Bukti Kesamaan Al-Quran dengan Dakwah Nabi Terdahulu

Hikmah pertama dari adanya kisah Al-Quran ialah sebagai bukti kesamaan misi dakwah Al-Quran dengan Nabi terdahulu. Di dalam kitab-kitab Nabi terdahulu itu tertulis informasi tentang datangnya Nabi Terakhir. Namun, sangat disayangkan, fakta ini sengaja disembunyikan, bahkan hal ini dilakukan oleh para pemuka agamanya sendiri. Penceritaan kisah kisah adalah sebagai bentuk untuk memperlihatkan bahwa apa yang dibawa Nabi Saw. dan nabi-nabi sebelumnya sama. Yakni, mengajak umat manusia untuk menyembah Tuhan Yang Esa. Jika kisah-kisah nabi sebelumnya tidak disebutkan dalam Al-Quran, bagaimana bisa para pembaca mengetahui kesamaan misi dakwahnya.

BACA JUGA: Kisah Nabi Idris: Seorang Nabi Penjahit

Memantapkan Hati Nabi dan Umatnya

Hikmah kedua ialah bahwa kisah Al-Quran memantapkan hati Nabi Saw. dan umatnya atas agama. Hal ini digambarkan dengan perjuangan Nabi dan umat Islam dalam berdakwah dan menyebarkan agama Allah ini dengan berbagai penolakan, bahkan siksaan, yang dialami mereka. Maka, untuk menghadapi itu dibutuhkan keimanan yang kuat dan semangat yang dapat membangkitkan hati mereka untuk mengobarkan cahaya keimanan. Beratnya medan juang juga dirasakan oleh para utusan terdahalu. Intimidasi terhadap umat yang beriman juga pernah dialami oleh umat terdahulu. Namun, hal itu hanya sebagai cobaan saja karena kemenangan akan tercapai cepat atau lambat dan kebathilan akan segera sirna.

Membenarkan Dakwah Nabi Terdahulu dan Nabi Saw.

Hikmah selanjutnya atau yang ketiga ialah bahwa kisah Al-Quran membenarkan kenabian sekaligus mengenang jasa Nabi terdahulu. Ini dapat kita amati dari hadis yang menyebutkan bahwa kelak pda Hari Kiamat Allah akan mengumpulkan hamba-hamba-Nya dan meminta pertanggungjawaban masing-masing mereka.

Di lain sisi, kisah Al-Quran juga membuktikan kebenaran dakwah Nabi Saw.  Keberadaan kisah-kisah dapat menjadi bukti kebenaran Nabi karena melihat faktor bahwa Nabi tidak pernah belajar sejarah dari seorang pun. Namun, kevalidan cerita-cerita yang disampaikannya dapat dibuktikan secara ilmiah pada mas-masa modern walaupun orang-orang tidak percaya kepada beliau, menganggap apa yang dibawa oleh Nabi sebagai sesuatu yang mengada-ada, bahkan menuduh Nabi sebagai orang yang tidak waras (gila).

BACA JUGA: Kisah Nabi Musa dan Seorang Lelaki yang Tertolak Doanya

Bantahan terhadap Ahli Kitab dan Sarana Pembelajaran Efektif

Sebagai hikmah yang keempat, kisah Al-Quran juga dapat menjadi bantahan bagi ahli kitab yang menghilangkan fakta-fakta kebenaran. Hal ini berangkat dari klaim-klaim ahli kitab yang kebanyakan mengada-ada ataupun merekayasa suatu hal, misalnya mengharamnkan apa yang dihalalkan oleh Allah, begitupun sebaliknya.

Tidak hanya itu, kisah Al-Quran juga dapat berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Seperti diungkap sebelumnya, bahwa sebuah kisah itu merupakan salah satu bentuk kesusastraan yang dapat memancing perhatian pendengar dan lebih efektif menanamkan sebuah ajaran ke dalam hati. Berkisah ini telah menjadi salah satu sarana dan metode dalam pendidikan yang efektif dalam pembelajaran.

Demikian, penjelasan tentang hikmah adanya kisah-kisah dalam Al-Quran. Semoga Bermanfaat. Wallahu a’lam[]

SUMBER: TAFSIRALQURAN.ID

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response