Ibrah

Meneladani Maryam Putri Imran

Foto: Unsplash
64views

Maryam adalah nama seorang wanita salehah yang menjaga diri dan kehormatan. Dalam beberapa keterangan disebutkan bahwa Maryam adalah satu di antara empat wanita yang akan menjadi pemuka kaum wanita di surga. Tiga wanita lainnya Khadijah (istri Rasulullah Saw.), Fathimah (putri Rasulullah Saw.), dan Asiyah (istri Fir’aun).

Silsilah Maryam

Jika melihat silsilah, Maryam adalah anak dari Imran. Nama Imran adalah nama sebuah keluarga mulia yang tercatat dalam sejarah. Allah memilih mereka dibanding keluarga lainnya adalah tanda nyata keagungan mereka. Tidak mengherankan jika nama keluarga Imran terabadikan di dalam Al-Quran. Allah Ta’ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ اصْطَفٰىٓ اٰدَمَ وَنُوْحًا وَّاٰلَ اِبْرٰهِيْمَ وَاٰلَ عِمْرٰنَ عَلَى الْعٰلَمِيْنَۙ ذُرِّيَّةً ۢ بَعْضُهَا مِنْۢ بَعْضٍۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌۚ

Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran atas seluruh alam (manusia pada zamannya masing-masing). (Mereka adalah) satu keturunan, sebagiannya adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Ali Imran [3]: 33-34)

BACA JUGA: Kisah Maryam dalam Al-Quran

Keluarga Imran dinisbatkan kepada seseorang yang bernama Imran bin Matsan bin Al-Azar bin Al-Yud bin Sulaiman bin Daud ‘alaihis salam. Nasabnya tersambung hingga ke Nabi Daud ‘alaihis salam. Dalam bahasa Ibrani, Imran disebut dengan Imram. Dalam buku-buku Nasrani namanya disebut dengan Yuhaqim.

Istri Imran bernama Hannah binti Faquda. Ada juga yang menyebut Qa’uda bin Qubaila. Hannah adalah seorang wanita yang tekun beribadah. Kisahnya terabadikan dalam Al-Quran,

اِذْ قَالَتِ امْرَاَتُ عِمْرٰنَ رَبِّ اِنِّيْ نَذَرْتُ لَكَ مَا فِيْ بَطْنِيْ مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ ۚ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

(Ingatlah) ketika istri Imran berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu apa yang ada di dalam kandunganku murni untuk-Mu (berkhidmat di Baitulmaqdis). Maka, terimalah (nazar itu) dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Ali Imran [3]: 35)

Maryam adalah anak kedua dari Imran dan istrinya.

BACA JUGA: Jujur Menghantarkan kepada Segala Kebaikan

Teladan Sifat Maryam dalam Surah At-Tahrim
Dalam ayat terakhir dari surah At-Tahrim disebutkan,

وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرٰنَ الَّتِيْٓ اَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيْهِ مِنْ رُّوْحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهٖ وَكَانَتْ مِنَ الْقٰنِتِيْنَ ࣖ ۔

Demikian pula Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, lalu Kami meniupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami, dan yang membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan kitab-kitab-Nya, serta yang termasuk orang-orang taat. (QS. At-Tahrim [66]: 12)

Sungguh, Maryam adalah wanita terhormat yang menjaga dirinya dari zina karena kesempurnaan agama dan penjagaan dirinya. Karena itulah Allah kemudian meniupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh ciptaan Allah, yakni Nabi Isa a.s. Semoga kita bisa mengambil ibrah dari kisah Maryam tersebut.[]

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp Group : https://chat.whatsapp.com/G5ssUWfsWPCKrqu4CbNfKE
Instagram: https://instagram.com/pusatstudiquran?igshid=NTc4MTIwNjQ2YQ==
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61550224142533&mibextid=ZbWKwL

Leave a Response